Celoteh Bayi Ifa; Mam.. mam.. mam..

Tanggal 19 Maret 2016, Ifa ulang bulan ke 10. Alhamdulillah perkembangan Ifa baik, berat badan, dan tinggi badan bertambah dan dalam grafik yang baik dan sekarang lebih sering terdengar celoteh dari Ifa.

Sejak umur 4 bulan, Ifa sudah berceloteh. Banyak suara yang keluar dari mulutnya selayaknya mengajak bicara (baca: versi bayi). Pas di hari ulang bulan Ifa yang ke 10 aku dan suami menyadari bahwa ada satu kosakata Ifa yang mulai memberi arti kepada orang disekitarnya.

Mam..mam.. mam…

Apa ‘mam’ mengaju pada ‘mama’, bukan? Jawabanya bukan karena aku berharap Ifa akan memanggilku dengan sebutan ‘Bunda’. Jadi celoteh Ifa ‘mam.. mam.. mam..’ itu apa?

Mam.. mam.. mam… pertama kali keluar dari mulut Ifa sewaktu Ifa mulai rewel karena belum makan sesi pagi. Ini gegara bundanya kesiangan bangun akhirnya makan pagi Ifa telat 30 menit. Sembari menunggu bubur Ifa dingin, Ifa mulai bertambah rewel sambil terus mengucapkan ‘mam.. mam.. mam..’ dan setelah Ifa duduk dikursi makannya, mata Ifa antusias melihat mangkoknya yang aku pegang sudah berisi penuh dengan bubur dan ikan nila. Sesuap bubur masuk ke mulut Ifa dan Ifa berkata ‘mam’ sambil tersenyum manis. Hahahaha lucunya. ‘Mam’ berarti Ifa mau mamam ya, nak.

Keesokan harinya terjadi hal yang sama, Ifa rewel tetapi rewel setelah satu jam makan siang. Rewel yang sama disertai dengan celoteh ‘mam.. mam.. mam..’. Kali ini Ifa menarik-narik kaosku disertai dengan ekspresi tidak sabar. Owh mungkin Ifa mengantuk karena memang sudah waktunya tidur akhirnya aku susui (ritual harian kalau Ifa mau bobo) dan sesaat sebelum menyusu Ifa bergumam ‘mam’ lalu haap menyusu dengan semangat sampai tertidur.

Daaaan hal ini terulang kembali dilain hari. Boleh ya disimpulkan kalau ‘mam’ versi bayi Ifa adalah makan dan nyusu. Padahal nak, kalau mau menyusu kan nenen @[email protected] .. masih suka senyum sendiri kalau sewaktu di kantor terus ingat Ifa bilang ‘mam.. mam.. mam’. Pintar dan lucunya anak bunda.. 😍

Leave a Reply