Cerita Wara Wiri Ifa episode 3, Part 2; Onty Sari Get Married!

Lanjutan Cerita Wara Wiri Ifa episode 3, Part 1; Onty Sari Get Married!

Sebelum berangkat kondangan, duo pendekar berniat check out. Tuan putri ikutan sibuk ikutan packing. Sibuk bongkar sana bongkar sini ha ha ha.

[caption id="attachment_291" align="aligncenter" width="2592"]Ifa Sibuk Packing Ifa Sibuk Packing[/caption]

Berberes packing tepat 11.30, saatnya siap-siap. Pendekar jagoan mandi duluan, sembari menunggu tuan putri nenen dengan mata mengantuk. Pendekar jagoan beres lanjut tuan putri yang mandi. Secara shower nya statis alias tidak ada selang tambahan, jadilah Ifa nangis melihat kucuran air. Gagal mandi di shower, akhirnya pakai cara lama, Ifa mandi di wastafel, sambil di lap dengan washlap. Sebelumnya wastafel aku bersihkan dengan sabun cuci sampai bersih, lalu ditampung air dengan suhu suam. Untuk usia Ifa 13 bulan, wastafel terasa bergitu kecil T_T.

[caption id="attachment_293" align="aligncenter" width="2592"]Ifa Main Air Ifa Main Air[/caption]

Rutinitas Ifa setelah selesai mandi adalah tidur, karena bunda nya mau mandi, jadilah drama, Ifa menangis sejadi-jadinya gegara aku tinggal mandi. Acara pakai baju dan dandan jadi putus nyambung sama acara Ifa nenen ha ha ha.

Tepat pukul 12.30 WIB, duo pendekar dan tuan puteri siap buat kondangan. Awalnya kita mau bawa stroller agar aku bisa leluasa mengenakan gaun dan heel, tetapi rencana batal, Ifa ngantuk berat, pilihan tepat adalah menggunakan carrier. First time, kondangan berkombinasikan gaun hasil karya Onty Nanda mericicouture, heels dan carrier (bunda niat mau gaya lho, Ifa ha ha ha).

[caption id="attachment_294" align="aligncenter" width="2304"]Kondangan Onty Sari Kondangan Onty Sari[/caption]

Tidak lama duduk manis digendongan, Ifa bobo, gaun pink Ifa yang udah dijait sama Onty Nanda juga jadi tidak kelihatan bagusnya @[email protected] Setelah selesai check out dan mencari taksi, kami langsung menuju tekape. Tak pakai macet dan lama, tepat pukul satu siang kami tiba di tempat resepsi Onty Sari. Suasana acara resepsi yang meriah, pengantin tampak cantik dan ganteng, aura pengantin memang beda, ga ada yang ngalahin! ha ha ha. Ini pengalaman baru buat kita bertiga mengikuti resepsi pernikahan adat Batak. Di tengah-tengah meriahnya acara Ifa masih bobo. Berhubung ayah dan bunda belum berhasil mengambil foto yang bagus dari pasangan bahagia itu jadi harap maklum belum bisa ke posting disini.

 

Semoga Onty Sari dan Om Okta selalu diberkahi keluarga yang bahagia, dan segera diberi momongan buat temen main Ifa yaak. Langgeng sampai kakek nenek, selalu saling menghargai dan menghormati satu sama lain serta saling melengkapi.

 

[caption id="attachment_297" align="aligncenter" width="1536"]Pasukan Penggembira dari Jakarta Pasukan Penggembira dari Jakarta[/caption]

Balik resepsi, duo pendekar beli oleh-oleh sebentar lalu mampir lagi ke Hotel untuk ganti baju, ambil titipan barang, foto-foto bentar (Bunda masih penasaran mau foto Ifa sama gaun pink nya). Seperti biasa, susah bener mau capture foto Tuan Puteri, jungkir balik nda diem T_T. Naah.. ini foto terbaik yang berhasil diambil.

[caption id="attachment_299" align="aligncenter" width="2304"]Ifa dan Gaun Pink Ifa dan Gaun Pink[/caption]

Puas nda puas ambil foto Ifa dan gaunnya, tapi apa daya harus kudu ke Bandara, sebelum balik kita melipir sebentar di Jalan Sudirman buat beli nasi goreng merah dan roti bakar (lagi) bekal makan sore.Sesampainya di Bandara, setelah check in, Ifa sama Bunda maem duyu, menu kali ini nasi goreng merah enak.

[caption id="attachment_300" align="aligncenter" width="2304"]Check in Pulang Jakarta Check in Pulang Jakarta[/caption] [caption id="attachment_301" align="aligncenter" width="2304"]Makan Sore, Nasi Goreng Merah Makan Sore, Nasi Goreng Merah[/caption]

Sepanjang menanti jam keberangkatan, Ifa nda bisa diem, maunya ditatah berjalan sampai akhirnya cape dan minta gendong. Keberangkatan pulang kali ini sempat kena delay 20 menit mungkin karena jadwal keberangkatan mepet banget sampa jadwal buka puasa, jadi crew pesawat diberi kesempatan buat buka. Angkasa Pura menyediakan snack roti keju dan beberapa buah kurma serta air mineral untuk para penumpang yang berpuasa. Pengalaman baru juga, melepas buka di Bandara. Daaaaan akhirnya, panggilan keberangkatan.. Bye bye Palembang.. we’re ready for the next trip.

[caption id="attachment_304" align="aligncenter" width="2592"]Iseng di Bandara Iseng di Bandara[/caption]

Cerita sebelumnya Cerita Wara Wiri Ifa episode 3, Part 2; Onty Sari Get Married!

Leave a Reply