Persiapan Packing Liburan Bersama Bayi

Selain pergi ngantor, aku; pendekar isteri selalu mengusahakan untuk selalu mengajak Ifa. Sejak lahir sampai dengan usia Ifa 21 bulan, Ifa sudah melakukan travelling ke luar kota sebanyak 5 kali perjalanan ditempuh dengan pesawat terbang dan 5 kali perjalanan yang ditempuh dengan mobil. Perjalanan keluar kota dimulai sejak usia Ifa 4 bulan ke Palembang.

Sepuluh kali ke luar kota bersama Ifa (dari bayi dan sekarang sudah jadi balita) sepertinya duo pendekar sudah layak mendapat sertifikasi amatir untuk sharing persiapan packing liburan bersama bayi. Berdasarkan pengalaman itu, jadilah tulisan ini traaaala

Okeeee, untuk yang belum pernah mengajak bayi travelling, pasti akan muncul pemikiran kalau – Travelling atau liburan bersama bayi itu repot? Packing nya pasti banyak? Ternyataaa 100% benar, tidak perlu diragukan lagi! Liburan bersama bayi itu repot, bahkan super duper mega repot, barang yang dibawa banyak, mulai dari yang ribet ukurannya, sampe printilan kecil. Apalagi kalau bayi sudah masuk masa MP-ASI. Dua hari liburan serasa perlu bawa barang untuk satu minggu, checklist barang bawaan serasa berlembar-lembar, belum lagi dengan persiapan dasar wajib lainnya seperti tiket, tranportasi ditempat liburan, itenarary yang cocok buat Ifa (dan duo pendekar) @^@%!&@!… dan yang pasti agar tetap bahagia, mental juga harus disiapkan. Untuk travelling pertama bersama bayi, ada baiknya tidak memasang target liburan ideal versi kita tetapi cukup dinikmati dan disyukuri dengan segala duty rangkap sebagai wanita, isteri dan ibu.

Taapi, jangan khawatir, kerepotan tersebut itu tidak tinggal selamanya dengan kita karena begitu kita tahu cara packing yang efektif, sedikit demi sedikit kita dapat mengubah kerepotan yang tidak penting menjadi sesuatu yang menyenangkan. Believe me, liburan bersama bayi itu banyak kejutan yang menyenangkan.

Pengalaman pertama duo pendekar pergi bersama Ifa belum dapat dikatakan rapi. Packingnya masih berantakan dan akhirnya barang yang dibawa super banyak tidak dapat disusun efektif. Apalagi untuk kami ini; duo pendekar yang kompak lupanya, tidak hanya butuh checklist, tapi butuh double dan triple checklist. Perjalanan pertama ini akhirnya memberi bekal pengalaman dan kesiapan mental kami untuk melanjutkan travelling ke tempat-tempat lainnya bersama Ifa.

Berikut ini tips untuk packing liburan bersama bayi :

Andalan packing duo pendekar saat travelling adalah 1 koper (cukup untuk perbekalan liburan 2 orang dewasa, 1 balita sampai dengan 4 hari), tas bayi/diaper bag, pouch.

Persiapan packing selama liburan :

Persiapan selama liburan dipacking dalam koper dan tidak diperuntukan untuk keperluan mendadak selama perjalanan.

  1. Sediakan 2 clothes pouch/bag for travelling dengan warna yang berbedaPacking pakaian bayi 2 kategori. Pakaian pergi dan pakaian lainnya. Pakaian lainnya ini dapat terdiri dari pakaian tidur, pakaian bermain, kaos dan celana dalam. Cara ini dilakukan untuk menghemat banyak waktu dalam mengambil dan mempersiapkan pakaian bayi.
  2. Lipat pakaian bayi seminimalis mungkin lalu susun dalam clothes pouch/bag. Pakaian bayi yang sudah tersusun rapi dalam clothes pouch/bag biasanya akan aku gabung dengan pakaian duo pendekar dalam satu koper.
  3. Selama travelling sebaiknya tidak membawa clodi kecuali kalau anak memang alergi menggunakan popok sekali pakai (pospak). Untuk menguragi beban packing, keperluan pospak dapat dibeli di tempat berlibur.
  4. Khusus perjalanan selama bayi MP-ASI, maka perlengkapan MP-ASI yang minimalis juga wajib dibawa. Pembahasan mengenai travelling dengan MP-ASI akan dibahas pada tulisan berikutnya yaa..
Clothes pouch/bag for travelling dengan warna yang berbeda

Persiapan packing selama perjalanan pulang dan pergi  :

Selama perjalanan, duo pendekar memerlukan bekal perlengkapan yang mudah diakses sebagai antisipasi  kejutan yang dibuat oleh Ifa misal, pup, muntah, rewel karena masuk angin, dan pakaian kotor karena asik bermain dan lainnya. Tips keberhasilan membawa perlengkapan ini tanpa beban terletak pada pemilihan tas bayi/diaper bag yang nyaman dan teknik packing.

  1. Gunakan tas dengan ukuran yang cukup besar untuk membawa keperluan bayi selama diperjalanan serta perlengkapan Ibu yang harus dibawa semisal handphone, dompet, dompet tiket/paspor.
  2. Pisahkan barang-barang keperluan bayi dalam pouch yang berbeda warna/ukuran untuk memudahkan kita mencari barang tersebut saat mendadak diperlukan. Biasanya aku membagi perlengkapan Ifa dalam beberapa pouch :
    • Pouch pakaian ganti selama perjalanan minimal 2 stel.
    • Pouch mainan kecil dan pita/bandana.
    • Pouch pospak. Pospak yang dibawa tergantung lama perjalanan. Biasanya aku membawa 3-5 pospak.
    • Pouch peralatan kesehatan dan kebersihan bayi. Seperti minyak telon, lotion, hair lotion, cologne, P3K bayi, tissue basah untuk ganti popok dan membersihkan tangan dan mulut, sabun cuci perlengkapan bayi, shampoo, sisir. Perlengkapan ini semua dalam ukuran 50 ml – 100 ml. Untuk shampoo, gunakan shampoo 2 in 1 yang sekalian dapat digunakan untuk sabun.
  3. Susun semua pouch dalam tas.
  4. Siapkan juga bekal makanan seperti biskuit dan botol minum.
  5. Tidak lupa tambahan tempat MP-ASI dan sendok; jika bayi dalam masa MP-ASI.
Packing untuk keperluan selama perjalanan
Susunan pouch dalam tas bayi/diaper bag
PaPah Si Jerapah Pink ikutan packing
Saatnya kita jalan jalan

Selama travelling aku lebih suka menggendong Ifa dengan carrier alasannya karena merasa lebih mudah. Carriernya pun kalau tidak digunakan untuk menggendong barang belanjaan atau kalau sema sekali tidak dipakai tinggal dilipat dan diselempangkan seperti tas.

Review Gendongan Bayi Part 2; ErgoBaby 360

Bagaimana dengan stroller? Kalaupun terpaksa membawa stroller, kami membawa stroller duduk yang minimalis, andalan duo pendekar adalah stroller pockit yang cukup diletakan dibagasi pesawat, mudah dilipat, dibawa dan cepat dibuka apabila akan digunakan.

Owh yaa, travelling bersama Ifa sampai tulisan ini dibuat masih dalam travelling domestik yaa, dan tidak lebih dari 4 hari. Nah.. Bagaimana dengan ibu ibu? kalau ada tips lainnya saat packing travelling dengan bayi/balita boleh di share disini..  😉

 

Leave a Reply